Selasa, 22 Mei 2012

KISAH IWAN FALS

KISAH IWAN FALS
Mungkin anda juga mengenal sesosok musisi ternama , dialah Iwan Fals seorang musisi jalanan yang dulu dijaman seorang pemimpin diktator Soeharto, yang selalu berjuang dengan lirik-lirik lagunya menceritakan tentang kehidupan sosial membela kaum susah, membela keadilan yang tak merata, mengkritik kaum kaya, mengkritik pejabat,mengkritik para koruptor.
Diantaranya lagu yang berjudul tikus-tikus kantor,coretan dinding,ujung aspal pondok gede,galang rambu anarki,sore tugu pancoran, sarjana muda, surat buat wakil rakyat, bongkar, bento dan masih banyak lagi lagu-lagunya yang bertemakan sosial yang sampai saat ini masih dikenang dan banyak diminati oleh ribuan penggemarnya diseluruh Indonesia , bahkan lagunya yang berjudul Bento masuk dalam kategori lagu yang dikenang sepanjang masa di Asia versi majalah Time.


Pria kelahiran Jakarta,03 September 1961 yang bernama aslinya Virgiawan Listanto adalah anak dari keluarga purnawirawan tentara, selain bermusik beliau juga memiliki hobi beladiri yaitu karate dan yudo. Semasa mudanya ia begitu garang dalam melantunkan lagu-lagunya dengan lirik-liriknya yang pedas dan tajam,sehingga banyak pejabat ataupun koruptor yang gerah, namun diantara banyak lagu lamanya yang telah beredar Iwan Fals juga  memiliki lagu-lagu yang bertemakan cinta seperti lagu yang berjudul "nyanyianmu,kemesraan,aku sayang kamu dll.


Suami dari istrinya yang bernama Rosanna atau yang akrab disapa Yos dianugrahi 3 orang anak yaitu Galang Rambu Anarki, Annisa Cikal Rambu Basae, dan Raya Rambu Rabbani, terlihat begitu banyak berubah sejak wafat nya anak pertama mereka yaitu Galang Rambu Anarki drastis membuat Iwan Fals sepertinya merasa sangat kehilangan sekali akan putra kesayangannya tersebut, dimana Iwan Fals pada saat itu jarang tampil di dunia musik, namun setelah kelahiran anaknya pada tahun 2003 yang bernama Raya Rambu Rabbani ia kini kembali bersemangat untuk turun gunung dengan ditandai lagu-lagu barunya yang kini banyak beredar menghiasi dunia permusikan Indonesia namun kebanyakan lagu-lagu baru Iwan kini bertemakan cinta, entah mengapa saya juga tidak tahu he..he..he..walaupun ada juga yang masih bertemakan sosial. Saya sebagai penggemar dari Iwan Fals sebetulnya mengharapkan Bang Iwan kembali ke laptop ( meminjam istilah tukul) dalam menciptakan tema lagunya, kembali kritis melihat keadaan yang terjadi dimasyarakat. Yach semoga saja...


Semoga informasi ini bermanfaat

Rabu, 16 Mei 2012

LIRIK LAGU IWAN FALS

"PAMAN DOBLANG"

Paman Doblang paman Doblang
Mereka masukkan kamu kedalam sel yang gelap
Tanpa lampu tanpa lubang cahaya
Oh pengap

Ada hawa tak ada angkasa ( terkucil )
Temanmu beratus ratus nyamuk semata ( terkunci )
Tak tahu kapan pintu akan terbuka
Kamu tak tahu dimana berada

Paman Doblang paman Doblang
Apa katamu?

( ...Ketika haus aku minum air dari kaleng karatan
Sambil bersila aku mengarungi waktu
Lepas dari jam, hari dan bulan Aku dipeluk oleh wibawa... )

Tidak berbentuk, tidak berupa, tidak bernama
Aku istirahat disini
Tenaga gaib memupuk jiwaku

Paman Doblang paman Doblang
Di setiap jalan menghadang mastodon dan srigala
Kamu terkurung dalam lingkaran
Para pangeran meludahi kamu dari kereta kencana

Kaki kamu dirantai kebatang karang
Kamu dikutuk dan disalahkan tanpa pengadilan
Paman Doblang paman Doblang
Bubur di piring timah didorong dengan kaki kedepanmu

Paman Doblang paman Doblang
Apa katamu?

Kesadaran adalah matahari
Adalah matahari adalah matahari

Kesabaran adalah bumi
Adalah bumi adalah bumi

Keberanian menjadi cakrawala
Menjadi cakrawala menjadi cakrawala

Dan perjuangan
Adalah pelaksanaan kata kata
Adalah pelaksanaan kata kata

Kesadaran adalah matahari
Adalah matahari adalah matahari

Paman Doblang paman Doblang
Apa katamu?
  • Maaf Cintaku


    Ingin kuludahi mukamu yang cantik
    Agar kau mengerti bahwa kau memang cantik
    Ingin kucongkel keluar indah matamu
    Agar engkau tahu memang indah matamu

    Harus kuakui bahwa aku pengecut
    Untuk menciummu juga merabamu
    Namun aku tak takut untuk ucapkan
    Segudang kata cinta padamu

    Mengertilah
    Perempuanku

    Jalan masih teramat jauh
    Mustahil berlabuh
    Bila dayung tak terkayuh

    Maaf cintaku
    Aku menggurui kamu

    Mengertilah
    Perempuanku

    Jalan masih teramat jauh
    Mustahil berlabuh
    Bila dayung tak terkayuh

    Maaf cintaku
    Aku nasehati kamu

    Maaf cintaku
    Aku menggurui kamu

    Maaf cintaku
    Aku nasehati kamu

    Maaf cintaku
    Aku menggurui kamu

  • Maaf Cintaku


    Ingin kuludahi mukamu yang cantik
    Agar kau mengerti bahwa kau memang cantik
    Ingin kucongkel keluar indah matamu
    Agar engkau tahu memang indah matamu

    Harus kuakui bahwa aku pengecut
    Untuk menciummu juga merabamu
    Namun aku tak takut untuk ucapkan
    Segudang kata cinta padamu

    Mengertilah
    Perempuanku

    Jalan masih teramat jauh
    Mustahil berlabuh
    Bila dayung tak terkayuh

    Maaf cintaku
    Aku menggurui kamu

    Mengertilah
    Perempuanku

    Jalan masih teramat jauh
    Mustahil berlabuh
    Bila dayung tak terkayuh

    Maaf cintaku
    Aku nasehati kamu

    Maaf cintaku
    Aku menggurui kamu

    Maaf cintaku
    Aku nasehati kamu

    Maaf cintaku
    Aku menggurui kamu

FOTO IWAN FALS





















Senin, 07 Mei 2012

KUMPULAN KATA KATA INDAH DARI LIRIK LAGU IWAN FALS

HAI.... KAMU YG fANS NYA OI ATAU IWAN f ALS hehehehe :)

Saya mempunyai kumpulan lirik - lirik nya lagu iwan fals
berikut kumpulan lirik - lirik nya
silakan di resapi dan di renungkan hehehehe

1.“Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”
    (Puing – album Sarjana Muda 1981)

2.“Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”.
    (Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)

3.”Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia  buah hatiku, doa kami dinadimu”.
    (Galang Rambu Anarki – album Opini 1982)

4.“Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”.
    (Maaf Cintaku – album Sugali 1984)

5.“Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”.
    (Berkacalah Jakarta – album Sugali 1984)

6.“Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”.
    (Cik – album Sore Tugu Pancoran 1985)

7.“Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”.
    (Entah – album Ethiopia 1986)

8.“Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”.
    (Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang – album Ethiopia 1986)

9.“Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”.
    (Ya Ya Ya Oh Ya – album Aku Sayang Kamu 1986)

10.“Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”.
    
(Selamat Tinggal Malam – album Aku Sayang Kamu 1986)

11.“Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”.
    
(Kota – album Aku Sayang Kamu 1986)

12.“Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”.
    (Lancar – album Lancar 1987)

13.“Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”.
    
(Surat Buat Wakil Rakyat – album Wakil Rakyat 1987)

14.“Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”.
    
(Nak – album 1910 1988)

15.“Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”.
    (Mimpi Yang Terbeli – album 1910 1988)

16.“Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”.
    (Ibu – album 1910 1988)

17.“Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”.
    (Buku Ini Aku Pinjam – album 1910 1988)

18.“Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”.
    (Ada Lagi Yang Mati – album 1910 1988)

19.“Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”.
    (Perempuan Malam – album Mata Dewa 1989)

20.“Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”.
    (Nona – album Mata Dewa 1989)

 21.“Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”.
    (Oh Ya! – album Swami 1989)

22.“Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”.
    (Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) - album Swami1989)

23.“Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”.
    (Condet - album Swami 1989)

24.“Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”.
    (Bongkar - album Swami 1989)

25.“Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”.
    (Bongkar - album Swami 1989)

26.“Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”.
    (Bongkar - album Swami 1989)

27.“Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”.
    (Rajawali - album Kantata Takwa 1990)

28.“Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”.
    (Paman Doblang - album Kantata Takwa 1990)

29.“Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”.
    (Orang-Orang Kalah - album Kantata Takwa 1990)

30.“Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”.
    (Nocturno - album Kantata Takwa 1990)

31.“Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”.
    (Kesaksian - album Kantata Takwa 1990)

32.“Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”.
    (Kantata Takwa - album Kantata Takwa 1990)

33.“Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”.
    (Gelisah - album Kantata Takwa 1990)

34.“Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”.
    (Air Mata - album Kantata Takwa 1990)

35.“Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”.
    (Untuk Bram - album Cikal 1991)

36.“Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”.
     (Pulang Kerja - album Cikal 1991)

37.“Dimana kehidupan disitulah jawaban”.
    (Alam Malam – album Cikal 1991)

38.“Ada dan tak ada nyatanya ada”.
    (Ada – album Cikal 1991)

39.“Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”.
    (Nyanyian Jiwa – album Swami Il 1991)

40.“Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”.
    (Hio – album Swami Il 1991)
41.“Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”.
    (Di Mata Air Tidak Ada Air Mata – album Belum Ada Judul 1992)

42.“Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa
    (Besar Dan Kecil – album Belum Ada Judul 1992)

43.“Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.
    (Aku Disini – album Belum Ada Judul 1992)
 
44.“Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.
    (Lagu Satu – album Hijau 1992)
 
45.“Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”.
    (Lagu Dua – album Hijau 1992)
 
46.“Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”.
    (Lagu Tiga – album Hijau 1992)

47.“Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?”
    (Lagu Empat- album Hijau 1992)

48.“Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”.
    (Lagu Empat- album Hijau 1992)

49.“Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”.
    (Lagu Lima – album Hijau 1992)

50.“Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.
    (Karena Kau Bunda Kami – album Dalbo 1993)

GIMANA LIRIK - LIRIK NYA???
MAAF YA KALAU CUMA SEDIKIT...